Entertainment

Agak Laen Menyala Pantiku: Pelan-Pelan Nyusul Avengers: Endgame di Bioskop Indonesia

Triono Agung
12 January 2026
2 min read
Agak Laen Menyala Pantiku: Pelan-Pelan Nyusul Avengers: Endgame di Bioskop Indonesia

Pelan tapi pasti. Tanpa ledakan CGI, tanpa multiverse, tanpa superhero pakai kostum ketat. Agak Laen: Menyala Pantiku jalan santai di bioskop, tapi tiba-tiba posisinya sudah berdiri tepat di belakang Avengers: Endgame, film terlaris sepanjang masa di Indonesia.

Pada Minggu (11/1), Imajinari selaku studio mengumumkan bahwa Agak Laen: Menyala Pantiku telah meraih 10.701.345 penonton di hari ke-45 penayangannya. Angka yang bukan cuma besar, tapi juga agak tidak masuk akal untuk sebuah film komedi. Tapi ya begitulah kenyataannya. Film ini tidak teriak, tapi penontonnya datang terus.

Yang menarik, Agak Laen tidak datang dengan pretensi besar. Tidak menjanjikan “film paling penting tahun ini”. Tidak juga sok serius. Justru kekuatannya ada di situ, film ini jujur dengan dirinya sendiri. Dia tahu mau lucu, dan fokus jadi lucu. Sisanya bonus.

Fenomena ini seperti mengingatkan kita bahwa penonton Indonesia sebenarnya tahu apa yang mereka mau. Setelah bertahun-tahun dijejali film besar, IP global, dan hype internasional, tiba-tiba sebuah komedi lokal dengan humor yang dekat, receh tapi tepat sasaran, bisa berdiri sejajar dengan Avengers. Bahkan mengancam rekor.

Secara sosial, ini menarik. Agak Laen hadir di momen ketika orang-orang capek. Capek berita berat, capek drama, capek mikir. Film ini jadi tempat kabur yang aman. Datang ke bioskop, ketawa bareng orang asing, pulang sedikit lebih ringan, dan itu ternyata kebutuhan yang besar.

Laju penonton Agak Laen juga meledak diawal lalu stabil dan panjang. Dari berita di sosmed, mulut ke mulut, dari obrolan tongkrongan. Dari “eh, nonton deh, lucu banget”.

Dan di sinilah letak poin pentingnya. Agak Laen membuktikan bahwa film Indonesia tidak harus selalu besar untuk jadi besar. Kadang cukup jujur, cukup dekat, dan cukup paham penontonnya.

Sekarang, dengan jarak yang makin tipis dari Avengers: Endgame, pertanyaannya tinggal satu: apakah film ini akan benar-benar merebut tahta? Entah iya atau tidak, satu hal sudah pasti. Agak Laen sudah menorehkan sejarahnya sendiri.

Dan mungkin itu pelajaran paling pentingnya. Di tengah industri yang sering kejar rekor, kadang yang paling kuat justru yang datang tanpa ambisi terlalu keras. Datang pelan-pelan, menyala pelan-pelan, tapi sampai jauh.

Bagikan Artikel:
Bagikan artikel ini ke sosial media